Saturday, January 23, 2010
hope for Haiti.
a poetry. written in Indonesian.
.
senyum mana yang kausungging?
bara api menyelam dalam gunung pita
apa secangkir hidup akan hanyut tergiring?
retak garam menyentuh tirai mata
.
cermin apa yang kaupakai?
serbuk kerikil melempar diri membidik
kapan bayang dapat melambai?
menyerang dari atas adalah hirup pengusik
.
telur siapa yang kautanam mulai akar?
saring surya tetap teguh pada derita hidup
menetaslah, haraplah, biar saksi tunggal: semak belukar
rasuk emosi jatuhkan diri mengenal celup
.
menjulang tinggi, melanggar kapas putih
hijau polos
buyar menyambar, tetap tiru tentara yang terlatih
lolos
.
rangkaian tangan bertambah erat
saput pelangi menyembul nama sajak karat
...harus ucap kata, bibir terlanjur lekat!
.
tenanglah, yang kauperlukan
hanya hati untuk melihat
.
dan lihatlah
sudut dunia memilin bisik lagu dalam pengumpul nada
.
perlu dengar lagi
.
ah, tidak...
.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment